cirebon raya, info cirebon raya, berita cirebon raya, cirebon indramayu majalengka kuningan
INSTAGRAMFACEBOOK
banner 728x250

R. Hamzaiya: Dugaan Penggunaan AI dalam Seleksi Direksi PDAM Tirta Jati Harus Diusut Demi Menjaga Integritas

IMG 20260717 WA0030
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Proses seleksi Direksi Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Jati Kabupaten Cirebon yang saat ini menjadi perhatian publik dinilai harus berjalan dengan prinsip transparansi, profesionalisme, dan menjunjung tinggi integritas.

Seleksi direksi dilakukan setelah berakhirnya masa jabatan direktur utama sebelumnya dan menjadi bagian dari proses pengisian kepemimpinan baru.

banner 325x300

Tokoh masyarakat R. Hamzaiya menyampaikan keprihatinannya atas berkembangnya dugaan bahwa salah seorang peserta seleksi memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), seperti ChatGPT, saat mengikuti tahapan tes.

“Apabila dugaan tersebut benar, maka hal itu sangat memprihatinkan. Jabatan Direksi PDAM bukan sekadar posisi administratif, tetapi amanah untuk mengelola pelayanan air bersih bagi masyarakat. Yang dibutuhkan adalah kompetensi, pengalaman, integritas, dan kemampuan mengambil keputusan, bukan kemampuan memanfaatkan celah dalam proses seleksi,” ujar R. Hamzaiya. Sabtu (29/8/2026).

Menurutnya, calon Direksi PDAM Tirta Jati harus memahami persoalan riil perusahaan, mulai dari peningkatan cakupan layanan, efisiensi operasional, penurunan tingkat kehilangan air (non-revenue water), hingga penguatan tata kelola perusahaan. Persoalan-persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya dengan kemampuan menjawab soal secara teoritis.

R. Hamzaiya menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan penggunaan AI masih perlu diverifikasi dan tidak boleh langsung dianggap sebagai fakta. Namun, panitia seleksi dinilai memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh peserta mengikuti proses sesuai aturan yang berlaku.

“Ini bukan soal menyerang seseorang. Ini soal menjaga kredibilitas seleksi. Jika memang tidak ada pelanggaran, sampaikan kepada publik. Tetapi jika ditemukan indikasi pelanggaran, harus ada evaluasi dan tindakan sesuai ketentuan. Transparansi adalah kunci agar tidak muncul spekulasi di tengah masyarakat,” katanya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Cirebon selaku Kuasa Pemilik Modal memastikan proses seleksi berlangsung objektif sehingga figur yang terpilih benar-benar memiliki kapasitas memimpin PDAM Tirta Jati menghadapi berbagai tantangan pelayanan air minum di Kabupaten Cirebon.

“Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan hanya karena muncul dugaan yang tidak dijawab secara terbuka. Integritas proses seleksi sama pentingnya dengan kualitas orang yang nantinya memimpin perusahaan daerah ini,” tegas R. Hamzaiya.

Hingga rilis ini disusun, belum terdapat bukti yang dipublikasikan bahwa peserta tertentu melakukan pelanggaran dalam seleksi. Dugaan yang berkembang memerlukan pembuktian melalui mekanisme klarifikasi dan verifikasi oleh panitia seleksi agar tidak merugikan pihak mana pun.

banner 325x300