CIREBON — Turnamen sepak bola Talaga Langit Cup 2026 resmi berakhir dengan Blok Karanganyar keluar sebagai juara pertama. Laga final yang berlangsung di Lapangan Kabarong, Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Selasa (25/8/2026), berlangsung meriah dan disaksikan ribuan warga.
Blok Karanganyar berhasil mengungguli para pesaingnya dalam turnamen yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut.
Sementara itu, Blok Pengadangan menempati posisi kedua dan Blok Karanganyar Junior berada di peringkat ketiga.
Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag., turut hadir menyaksikan pertandingan final sekaligus memberikan bonus kepada para juara. Blok Karanganyar mendapatkan bonus Rp1 juta, Blok Pengadangan Rp800 ribu, sedangkan Blok Karanganyar Junior memperoleh Rp500 ribu.
Selain bonus dari pemerintah daerah, para pemenang juga mendapatkan hadiah dari panitia dan sponsor. Juara pertama menerima uang pembinaan Rp2,5 juta dan seekor kambing. Juara kedua memperoleh Rp2 juta, sementara juara ketiga mendapatkan Rp1 juta.
Hadiah tersebut diserahkan oleh Ustad Ujang Bustomi selaku sponsor sekaligus pendiri Padepokan Anti Galau. Adapun bonus tambahan diserahkan langsung oleh Bupati Cirebon.
Pertandingan final berlangsung dalam suasana penuh antusiasme. Suporter dari masing-masing tim memberikan dukungan sepanjang pertandingan sehingga atmosfer di Lapangan Kabarong semakin semarak.
Ustad Ujang Bustomi mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Talaga Langit Cup 2026 hingga selesai. Menurutnya, turnamen tersebut tidak hanya menghadirkan kompetisi olahraga, tetapi juga membawa nilai kebersamaan bagi masyarakat.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian turnamen dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia telah selesai. Semoga kegiatan ini dapat mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, dan memberikan semangat positif bagi masyarakat,” ujar Ustad Ujang Bustomi.
Sementara itu, perwakilan panitia, Bandi, mengatakan Talaga Langit Cup 2026 sejak awal tidak hanya diarahkan untuk memperebutkan gelar juara. Turnamen juga menjadi wadah mempererat hubungan sosial antarwarga.
“Kami ingin olahraga menjadi sarana mempererat persaudaraan, khususnya bagi masyarakat Desa Sinarancang dan sekitarnya. Turnamen ini juga menjadi bagian dari semangat memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” kata Bandi.
Sejumlah tokoh dan unsur terkait turut hadir dalam laga penutupan, di antaranya Danramil 0620-11/Astanajapura Kapten CKE Agung Prayogo, Kapolsek Mundu IPTU Awan Kurniawan, jajaran aparat keamanan, panitia, tokoh masyarakat, pemain, serta warga.
Bagi masyarakat Desa Sinarancang dan sekitarnya, Talaga Langit Cup 2026 menjadi lebih dari sekadar kompetisi sepak bola. Kegiatan tersebut menjadi ruang berkumpul masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi, sportivitas, dan rasa kebersamaan.
Pelaksanaan turnamen yang berlangsung aman dan tertib juga tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, tokoh masyarakat, pemain, suporter, serta seluruh warga.
Dengan berakhirnya pertandingan final dan rangkaian penyerahan hadiah, Talaga Langit Cup 2026 resmi ditutup. Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus digelar dan berkembang menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pemain sepak bola potensial dari Desa Sinarancang dan wilayah sekitarnya.


















