banner 728x250

Reputasi RSUD Waled Kembali Disorot, Unggahan TikTok Picu Ledakan Keluhan Publik

20250925 093242 scaled
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Reputasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah unggahan dari akun TikTok Losar_info memicu gelombang kritik luas di media sosial.

Akun tersebut mengunggah foto RSUD Waled dengan caption: “Keluarga Pasien Kecewa!!! Laporkan humas BPJS RSUD Waled ke manajemen, kurang menghargai pasien.”

banner 325x300

Unggahan yang diposting 14 jam lalu itu langsung meledak, menghasilkan lebih dari 3.847 suka, 714 komentar, 294 kali disimpan, dan 813 kali dibagikan.

Ribuan warganet pun mulai membanjiri kolom komentar, mayoritas meluapkan kekecewaan terhadap pelayanan rumah sakit yang dikelola pemerintah daerah tersebut, khususnya bagian Humas BPJS.

Ledakan Keluhan Netizen: “Paling Jelek Pelayanannya dari Jaman Purba”

Beragam komentar bernada keras bermunculan. Akun basten menulis, “rumah sakit paling jelek pelayanannya dr jaman purba.” Nada serupa disampaikan akun plat E yang menyebut, “RUMAH SAKIT PALING SADIS DAN JUDES, FAKTA NO BANTAH.”

Akun Titik juga membagikan kisah pahit orang terdekatnya:

“Betul banget, temenku kecelakaan nggak ditangani, dibiarkan gitu aja.”

Sejumlah netizen menuding pihak rumah sakit lebih mementingkan uang dibanding keselamatan pasien. Akun Nuni W N membeberkan pengalamannya membawa anaknya ke IGD:

“Anak saya sudah pucat, kejang-kejang dibawa ke IGD, disuruhnya pakai umum. Buat apa ada BPJS? Waled mah no 1, duit bukan nyawa.”

Memilih Rumah Sakit Lain Meski Lebih Jauh

Tidak sedikit netizen yang mengaku enggan berobat ke RSUD Waled, meski lokasi mereka dekat.

Akun Liya ceLLysta menulis:

“Saya dekat ke RS Waled tapi milih ke RS Ciremai, pelayanannya good. Semua dokter, suster, bidan, perawat baik semua.”

Akun taofikhidayatsahman03 bahkan menulis komentar ekstrem:

“Saya yang tinggal di sekitar situ aja males masuk situ, rumah sakit terburuk se-Indonesia.”

Ajakan Viralkan hingga Menteri Kesehatan

Di tengah derasnya keluhan, sejumlah netizen mendorong agar masalah ini diviralkan hingga ke pejabat pusat.

Akun Gym’Broo213 mengajak,

“Viralkan aja biar tembus ke kepala daerah dan Menteri Kesehatan, biar dikroscek dan diaudit.”

Sementara akun Yhan Tholle menambahkan,

“Tradisi dari zaman baheula, pelayanan RSUD Waled emang jauh dari kata memuaskan!”

Komentar Positif: “Saya Berthun-thun di RSUD Waled, Baik Semua”

Di tengah banjir keluhan, sejumlah suara positif tetap bermunculan. Akun dd_dindut menuliskan pengalaman berbeda:

“Aku bertahun-tahun di RSUD Waled, baik semua susternya. Alhamdulillah yang aku temui ramah banget, malah ngejaga banget kayak keluarga.”

Namun, komentar seperti ini jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding gelombang kritik yang muncul.

Dugaan Pelayanan Pilih Kasih dan Ruangan Selalu ‘Penuh’

Kekecewaan netizen juga menyasar dugaan pelayanan pilih kasih.

Akun Riyanti menuduh,

“Dari dulu RS Waled pelayanannya seenaknya. Tapi kalau orang dalam dimanjakan. Kalau mau masuk ruangan alasannya penuh, padahal kosong.”

Akun zidan menceritakan pengalaman pahit keluarganya:

“Kakek saya mau ke ICU, pas meninggal baru dipindah ke ICU, padahal sudah bayar.”

Akun Owiee Snowy mengeluhkan sikap tenaga kesehatan:

“Perawatnya itu judes banget di RS Waled.”

Pengalaman serupa dialami akun Ucol:

“Ngurus administrasi pas mamah lahiran dijudesin. Namanya juga masih awam.”

Potret Buruk Pelayanan Publik?

Keluhan lain datang dari akun 4B!M4N¥U,

“Sekarang banyak pihak RS yang tidak mementingkan nyawa pasien, lebih mengutamakan pelayanan yang ribet.”

Ribuan komentar yang masuk menggambarkan betapa kuatnya rasa frustrasi publik terhadap pelayanan RSUD Waled.

Rumah sakit yang seharusnya menjadi benteng utama kesehatan masyarakat itu kini kembali berada dalam sorotan tajam dan dituduh abai terhadap etika pelayanan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Waled belum memberikan tanggapan resmi terkait viralnya unggahan tersebut.

banner 325x300