CIREBON — Perwakilan Karang Taruna dari sejumlah kecamatan di wilayah Cirebon Timur menggelar pertemuan lintas wilayah sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi pemuda dalam menghadapi perkembangan kawasan industri.
Kegiatan tersebut berlangsung di Dusun Mahkota, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, Senin (13/4/2026).
Pertemuan ini dihadiri perwakilan Karang Taruna dari Kecamatan Pabedilan, Gebang, Ciledug, hingga Pabuaran.
Selain menjadi ajang silaturahmi, forum tersebut juga membahas peran strategis pemuda dalam mendukung pembangunan di tengah pesatnya pertumbuhan industri di kawasan Cirebon Timur.
Perwakilan Karang Taruna Kecamatan Pabedilan, Ando Yogiana, mengatakan bahwa pertemuan ini menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi antarpemuda lintas kecamatan.
“Tujuan utamanya adalah silaturahmi dan sinergitas, bagaimana peran pemuda di tengah masyarakat, terutama di era industri,” ujarnya.
Menurut Ando, Karang Taruna sepakat untuk memperkuat komunikasi melalui forum bersama.
Salah satu langkah yang akan dilakukan yakni membentuk grup komunikasi lintas kecamatan serta mengagendakan pertemuan rutin setiap pekan.
“Kami sepakat memperkuat komunikasi dan akan ada pertemuan lanjutan dalam waktu dekat,” katanya.
Ia menambahkan, peran Karang Taruna sangat penting dalam mendorong pemberdayaan masyarakat, khususnya di wilayah yang mulai berkembang menjadi kawasan industri.
Kecamatan Pabedilan sendiri disebut sebagai salah satu wilayah yang lebih dulu bersentuhan dengan sektor industri, baik padat karya maupun padat modal.
“Kami ingin berbagi pengalaman kepada wilayah lain agar siap menghadapi perkembangan industri,” jelasnya.
Selain itu, Karang Taruna juga berharap dapat memperoleh ruang yang lebih luas untuk berkontribusi, baik di sektor pendidikan, ketenagakerjaan, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Karang Taruna harus dilibatkan, terutama dalam penyerapan tenaga kerja dan membuka peluang usaha bagi masyarakat,” tegasnya.
Sebagai langkah konkret, pihaknya mendorong terjalinnya kemitraan dengan pelaku industri.
Beberapa peluang yang dibidik di antaranya pengelolaan katering bagi pekerja hingga rencana pembentukan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) guna meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal.
Dengan terbangunnya sinergi tersebut, pemuda diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menghadapi tantangan sekaligus memanfaatkan peluang di era industrialisasi di Cirebon Timur.



















