banner 728x250

Keluhan Warga Sempat Muncul, Kepala SPPG Beringin Klaim Perbaikan Lingkungan Sudah Proses

20260413 113513 scaled
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Desa Beringin, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Wahyu Cahyanuddin, mengakui bahwa pihaknya sempat menerima keluhan dari warga sekitar terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan dari operasional dapur SPPG. Senin (13/4/2026).

Keluhan tersebut terutama berkaitan dengan dugaan pencemaran lingkungan akibat pengelolaan limbah yang dinilai belum optimal.

banner 325x300

Warga sebelumnya mengeluhkan adanya bau tidak sedap serta rembesan limbah yang mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.

Menanggapi hal itu, Wahyu menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan sejumlah langkah perbaikan sebagai bentuk tanggung jawab dan respons atas aspirasi masyarakat.

“Kami sudah berupaya memperbaiki. Sekarang sudah dilakukan pengurugan dan dilakukan penyedotan limbah,” jelas Wahyu.

Ia menambahkan, pihak dapur SPPG Beringin juga tengah menyiapkan sistem pengolahan limbah yang lebih baik guna mencegah persoalan serupa terulang kembali. Salah satu langkah yang dilakukan adalah penguatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

“Untuk mengakomodir dan menindaklanjuti keluhan warga terkait IPAL dan lingkungan, kami sudah mengurug rembesan IPAL yang bocor. Saat ini perangkat IPAL juga sudah datang, tinggal menunggu teknisi khusus untuk pemasangan,” ungkapnya.

Menurut Wahyu, sistem IPAL yang akan dipasang nantinya dilengkapi dengan filter khusus sehingga air limbah yang keluar telah melalui proses penyaringan dan tidak lagi menimbulkan bau.

“Cara kerjanya, nanti alat atau chamber tendon IPAL itu ada filternya. Jadi air yang keluar dari IPAL akan bersih dan tidak berbau. Sehingga tidak mencemari lingkungan,” tambahnya.

Ia memastikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan demi menjaga kenyamanan lingkungan sekaligus memastikan program pemenuhan gizi tetap berjalan tanpa menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Sebelumnya, keberadaan dapur SPPG yang dikelola oleh Yayasan Sada Bina Futura di Desa Beringin sempat menuai kritik dari warga.

Program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat itu justru dinilai menimbulkan persoalan lingkungan, sehingga memicu protes dan desakan agar dilakukan perbaikan segera.

Dengan langkah perbaikan yang kini dilakukan, pihak pengelola berharap kepercayaan masyarakat dapat kembali pulih serta operasional dapur SPPG dapat berjalan lebih baik dan ramah lingkungan.

banner 325x300