banner 728x250

Arus Balik Lebaran di Tol Kanci–Pejagan Padat, SMR Perkuat Imbauan ke Pengendara

20260326 180603
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Kepadatan arus balik Lebaran 2026 masih terjadi di ruas Tol Kanci–Pejagan sepanjang 35 kilometer yang dikelola oleh PT Semesta Marga Raya (SMR), terutama menuju arah Tol Palikanci. Lonjakan volume kendaraan ditambah aktivitas di rest area menjadi pemicu utama perlambatan arus lalu lintas.

Direktur PT. SMR Pejagan Pemalang Toll Road (PPTR), Tri Yuharlina, mengatakan bahwa kondisi ini masih dalam tahap pemantauan intensif bersama pihak kepolisian.

banner 325x300

Disiplin Pengendara Jadi Sorotan

Tri menegaskan, selain tingginya volume kendaraan, faktor kedisiplinan pengendara juga sangat memengaruhi kelancaran arus balik. Salah satu pelanggaran yang masih kerap terjadi adalah penggunaan bahu jalan.

“Masih ada pengendara yang berhenti di bahu jalan, padahal itu sangat menghambat dan berpotensi menimbulkan kemacetan tambahan,” ujarnya saat pemantauan di pintu Tol Pejagan–Kanci, Kamis (26/3/2026).

Ia menekankan bahwa bahu jalan hanya diperuntukkan bagi kondisi darurat, bukan untuk beristirahat ataupun mendahului kendaraan lain.

Pembatasan Waktu di Rest Area

Untuk mengurai kepadatan, SMR juga mengatur aktivitas di rest area yang menjadi titik lelah para pengendara. Salah satu langkah yang diterapkan adalah pembatasan waktu istirahat maksimal 30 menit.

Selain itu, pengelola rest area didorong menyediakan makanan cepat saji agar pengendara tidak perlu berlama-lama. Pengaturan parkir juga dilakukan guna menjaga sirkulasi kendaraan tetap lancar.

“Kami ingin perputaran kendaraan di rest area lebih cepat sehingga tidak terjadi penumpukan panjang,” jelasnya.

Antisipasi One Way Sepenggal

Terkait rekayasa lalu lintas, SMR bersama kepolisian masih memantau kemungkinan penerapan sistem satu arah (one way). Namun, skema yang disiapkan tidak sepenuhnya dari ujung ke ujung.

“Jika volume kendaraan mencapai 4.000 kendaraan per jam selama tiga jam berturut-turut, maka bisa diberlakukan one way. Tapi arahnya kemungkinan one way sepenggal,” ungkap Tri.

Utamakan Keselamatan Berkendara

SMR juga mengingatkan pengendara untuk tidak mengabaikan aspek keselamatan. Penggunaan bahu jalan secara tidak semestinya dinilai berisiko tinggi dan dapat memicu kecelakaan.

Tri menyinggung insiden kecelakaan yang pernah terjadi di ruas Tol Pejagan–Pemalang KM 291 sebagai pelajaran penting bagi pengguna jalan.

“Kami tidak ingin kejadian serupa terulang. Bahu jalan itu untuk kondisi darurat, bukan untuk ngebut atau menyalip,” tegasnya.

Melalui berbagai imbauan yang terus disampaikan melalui spanduk dan media lain, SMR berharap seluruh pengendara dapat lebih tertib dan mematuhi aturan demi kelancaran serta keselamatan bersama selama arus balik Lebaran.

banner 325x300