banner 728x250

Wadir RSUD Waled Klarifikasi Isu Dugaan Pengkondisian Media

20251206 123625 scaled
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Wakil Direktur RSUD Waled, Kabupaten Cirebon, Mashuri, memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pengkondisian media untuk menghapus pemberitaan miring mengenai pelayanan rumah sakit. Minggu (7/12/2025).

Klarifikasi tersebut disampaikan Mashuri melalui sambungan telepon.

banner 325x300

Mashuri menegaskan bahwa pertemuan pihak rumah sakit dengan sejumlah media tidak bertujuan untuk meminta penghapusan berita negatif.

Menurutnya, pertemuan itu semata-mata dilakukan untuk klarifikasi terkait isu pelayanan yang belakangan ramai dibicarakan publik.

“Kami memang bertemu dengan beberapa teman-teman media. Tapi tidak untuk menyuruh menghapus berita di media,” kata Mashuri.

Ia menjelaskan, pihak rumah sakit justru ingin menjaga komunikasi dan hubungan baik dengan insan pers agar informasi yang disampaikan ke masyarakat bisa berimbang dan akurat.

“Terkait adanya isu tersebut, kami hanya ingin silaturahmi antara rumah sakit dan media tetap terjaga,” ujarnya.

Mashuri juga menyampaikan rencana pertemuan lanjutan dengan media. Menurutnya, klarifikasi secara terbuka akan dilakukan agar semua persoalan yang berkaitan dengan rumah sakit dapat dijelaskan secara jelas.

“Dan untuk itu, enaknya nanti hari Senin kita ketemu lagi dan sekaligus klarifikasi soal apa pun terkait rumah sakit,” tambahnya.

Sebelumnya, RSUD Waled kembali menjadi sorotan publik setelah ramai di media sosial isu pelayanan yang dinilai tidak ramah dan bermasalah, sebagaimana dikeluhkan sejumlah pasien dan netizen.

Dalam perkembangan isu tersebut, rumah sakit dikabarkan mengumpulkan beberapa media dengan dugaan tujuan meminta penghapusan pemberitaan negatif terkait pelayanan.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Sabtu (6/12/2025).

Saat dikonfirmasi sebelumnya, Mashuri membenarkan bahwa pihak RSUD Waled memang mengundang sejumlah media, termasuk media yang telah mengangkat keluhan pasien.

Namun, ketika ditanya mengenai dugaan permintaan penghapusan berita, Mashuri memberikan respons singkat.

“Iya. Silakan klarifikasi dengan Asep Humas,” ujar Mashuri melalui pesan WhatsApp, yang kemudian memicu berbagai spekulasi di tengah publik.

Dengan klarifikasi terbaru ini, pihak RSUD Waled berharap polemik yang berkembang dapat diluruskan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman, baik di kalangan masyarakat maupun media.

banner 325x300