banner 728x250

Rumah Maesaroh Tertimpa Pohon, Pemdes Tuk Karangsuwung Kawal Bantuan hingga Pengajuan Renovasi ke Baznas

IMG 20260217 WA0008
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Di tengah deras hujan dan angin kencang yang melanda wilayah timur Kabupaten Cirebon beberapa waktu lalu, musibah besar menimpa Ibu Maesaroh, warga Blok Puloundrus, Dusun 01 RT 01 RW 01 M, Desa Tuk Karangsuwung, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon. Selasa (17/2/2026).

Rumah sederhana yang menjadi tempat berlindung satu-satunya bagi dirinya dan anak bungsunya tertimpa pohon pete yang tumbang mendadak.

banner 325x300

Dentuman keras dari pohon yang roboh memecah suasana hujan malam itu. Dalam sekejap, tempat yang selama ini menjadi ruang aman berubah menjadi bangunan rusak yang dipenuhi rasa cemas.

Ibu Maesaroh, seorang janda penyandang tuna rungu, hanya bisa pasrah bersama anaknya menghadapi kenyataan pahit tersebut.

Sebagai ibu tunggal yang hidup dengan keterbatasan, musibah ini menjadi pukulan berat. Kerusakan rumah menambah beban hidup yang selama ini sudah tidak mudah.

Di tengah keterbatasan, harapan akan bantuan menjadi satu-satunya pegangan bagi keluarga kecil ini.

Ungkapan Terimakasih atas Apresiasi

Saat ditemui, Ibu Maesaroh menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang mulai datang dari berbagai pihak, terutama pemerintah desa.

Dengan keterbatasan komunikasi, ia menyampaikan harapannya agar bantuan segera terwujud.

“Saya sangat sedih saat kejadian itu. Rumah kami rusak dan kami takut kalau hujan datang lagi. Saya berharap rumah kami bisa diperbaiki supaya kami bisa tinggal dengan aman,” ungkap Maesaroh.

Ia juga mengaku berterima kasih kepada pemerintah desa yang langsung datang memberikan perhatian dan mengupayakan bantuan.

“Saya berterima kasih kepada pemerintah desa yang sudah peduli dan membantu kami. Semoga bantuan segera datang,” tambahnya.

Pemdes Gerak Cepat

Kabar musibah tersebut segera sampai ke Pemerintah Desa Tuk Karangsuwung. Kuwu Azis Maulana langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi warganya sekaligus memberikan perhatian dan dukungan.

“Kami langsung bergerak cepat mengunjungi rumah Ibu Maesaroh dan mencari jalur bantuan ke pemerintah daerah melalui dinas terkait,” ujarnya.

Pemerintah desa kini tengah mengupayakan pengajuan renovasi rumah melalui jalur Baznas agar hunian tersebut dapat kembali layak ditempati. Koordinasi dengan berbagai instansi juga terus dilakukan demi mempercepat realisasi bantuan.

Masuk Prioritas Bantuan Jangka Panjang

Tak hanya penanganan darurat, pemerintah desa juga memastikan dukungan jangka panjang. Data Ibu Maesaroh telah dimasukkan sebagai warga yang layak mendapatkan bantuan berkelanjutan.

Menurut Azis, selama ini Ibu Maesaroh memang sudah beberapa kali menerima bantuan sosial. Namun musibah terbaru membuat kebutuhan dukungan menjadi semakin mendesak.

“Semoga perhatian ini membuka jalan bantuan lebih luas dari pemerintah daerah, sehingga beliau bisa kembali menjalani aktivitas seperti sedia kala,” katanya.

Di balik rumah yang rusak dan ketidakpastian, tersimpan harapan besar agar kepedulian banyak pihak mampu menghadirkan kembali rasa aman bagi seorang ibu dan anak yang tengah berjuang menghadapi kerasnya ujian kehidupan.

banner 325x300