banner 728x250

RSUD Waled Perkuat Tata Kelola BPJS, Benahi Administrasi dan Perluas Akses Layanan Pasien

20260414 152024
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled terus melakukan berbagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pelayanan berbasis BPJS Kesehatan.

Upaya ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal sekaligus meminimalisir kendala klaim yang selama ini terjadi, Selasa (14/4/2026).

banner 325x300

Di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Waled, dr. Deni Wirhana Surjono, Sp.OG, Subsp.KFM, pembenahan difokuskan pada peningkatan kualitas administrasi, koordinasi lintas sektor, hingga edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya kelengkapan dokumen kepesertaan BPJS.

Sekitar 90 persen pasien di RSUD Waled saat ini telah tercover BPJS Kesehatan. Namun, masih ditemukan sejumlah kendala dalam proses klaim, terutama akibat dokumen kependudukan yang belum lengkap, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK).

“Kami terus mengimbau masyarakat agar memastikan kelengkapan administrasi seperti KTP dan KK. Hal ini penting agar klaim BPJS bisa diproses dengan baik dan tidak tertunda,” ujar dr. Deni.

Sebagai langkah konkret, RSUD Waled juga memperkuat koordinasi dengan pihak BPJS Kesehatan untuk menangani persoalan klaim yang tertunda.

Saat ini, terdapat klaim sekitar Rp5 miliar dari tahun 2024 hingga 2025 yang masih dalam proses kajian akibat kendala administrasi dan peralihan status kepesertaan BPJS.

Selain itu, rumah sakit juga aktif berkoordinasi dengan puskesmas dalam sistem rujukan guna memastikan alur pelayanan dan klaim berjalan lebih efektif.

RSUD Waled bahkan membuka akses layanan bagi pasien dari luar daerah, termasuk wilayah Ciayumajakuning dan Jawa Tengah.

Kendala lain yang dihadapi adalah status kepesertaan BPJS Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang tidak aktif.

Hal ini kerap menghambat proses pelayanan maupun klaim. Untuk itu, RSUD Waled mendorong masyarakat segera melakukan aktivasi kembali kepesertaan BPJS mereka.

“Kami tetap melayani pasien tanpa diskriminasi. Jika ada kendala administrasi BPJS, kami akan bantu koordinasikan dengan pihak terkait,” tegasnya.

Dalam upaya memperkuat layanan, RSUD Waled juga mendorong dukungan dari pemerintah daerah melalui perluasan pembiayaan, baik dari APBD, CSR perusahaan, maupun sumber lainnya untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

Tak hanya itu, RSUD Waled menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan rumah sakit swasta guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan secara menyeluruh, khususnya dalam menangani pasien BPJS.

Dengan berbagai langkah tersebut, RSUD Waled optimistis dapat memperbaiki tata kelola BPJS sekaligus memastikan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, tepat, dan merata bagi masyarakat.

banner 325x300