banner 728x250

RSUD Waled Kembali Jadi Sorotan: Diduga Minta Media Hapus Pemberitaan Soal Pelayanan

20251206 123943 scaled
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Setelah ramai diisukan oleh pasien dan netizen terkait pelayanan yang dinilai tidak ramah dan bermasalah, RSUD Waled, Kabupaten Cirebon kembali menjadi sorotan publik.

Kali ini, rumah sakit tersebut disebut-sebut mengumpulkan beberapa media dengan dugaan tujuan untuk meminta penghapusan pemberitaan mengenai isu negatif terkait pelayanan mereka. Kejadian itu berlangsung pada Sabtu (6/12/2025).

banner 325x300

Saat dikonfirmasi, Wakil Direktur RSUD Waled, Mashuri, membenarkan bahwa pihaknya memang mengundang sejumlah media, termasuk yang sebelumnya mengangkat isu keluhan pasien.

Namun, pernyataannya memicu tanda tanya ketika ditanya mengenai dugaan permintaan agar media menghapus pemberitaan tertentu.

“Iya. Silahkan klarifikasi dengan Asep Humas,” ujar Mashuri singkat melalui pesan WhatsApp saat dikonfirmasi mengenai kebenaran adanya permintaan penghapusan berita.

Hingga berita ini dinaikkan, pihak Humas RSUD Waled yang bernama Asep belum memberikan klarifikasi resmi meski telah dimintai keterangan.

Sebelumnya, reputasi RSUD Waled mencuat kembali ke ruang publik setelah sebuah unggahan dari akun TikTok Losar_info memicu gelombang kritik besar pada Jumat (5/12/2025). Unggahan itu menampilkan foto RSUD Waled dengan caption:

“Keluarga Pasien Kecewa!!! Laporkan humas BPJS RSUD Waled ke manajemen, kurang menghargai pasien.”

Dalam kurun waktu 14 jam, unggahan tersebut langsung viral dengan perolehan lebih dari 3.847 suka, 714 komentar, 294 kali disimpan, dan 813 kali dibagikan.

Ribuan komentar netizen memenuhi kolom komentar, sebagian besar berisi keluhan mengenai pelayanan RSUD Waled, terutama terhadap petugas Humas BPJS.

Beberapa komentar bernada keras turut mencuri perhatian publik. Akun basten menulis, “Rumah sakit paling jelek pelayanannya dari jaman purba.”

Sementara akun plat E menambahkan, “Rumah sakit paling sadis dan judes, fakta no bantah.”

Seperti yang juga diberitakan sebelumnya, RSUD Waled kembali menjadi perhatian publik setelah munculnya keluhan warga terkait pelayanan di bagian Humas BPJS.

Sejumlah masyarakat menilai pelayanan yang diberikan tidak mencerminkan etika komunikasi yang baik, bahkan terkesan merendahkan ketika memberikan penjelasan kepada pasien maupun keluarga pasien.

Keluhan itu kemudian sampai kepada tokoh pemuda Cirebon Timur, R. Hamzaiya, yang menilai bahwa dugaan tindakan tidak profesional tersebut tidak boleh dibiarkan.

Ia menegaskan, bagian humas adalah representasi pertama rumah sakit, sehingga sopan santun dan profesionalitas harus menjadi standar utama dalam setiap layanan.

“Jika benar ada petugas yang memberikan respon tidak sopan atau seperti meledek masyarakat, maka itu adalah bentuk kegagalan fungsi. Humas itu wajah rumah sakit. RSUD Waled harus segera melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Hamzaiya.

banner 325x300