banner 728x250

Refleksi Awal Tahun 2026: Penghargaan AGSB Jadi Modal, Desa Ciawijapura Siap Melompat di Tahun 2026

Kang Dedi Mulyadi ke Susukan Lebak Kabupaten Cirebon
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Awal tahun 2026 menjadi titik refleksi sekaligus penguatan langkah bagi Desa Ciawijapura, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon. Jumat (16/1/2026).

Desa ini terus mengukuhkan posisinya sebagai salah satu desa berprestasi di Jawa Barat, berkat capaian kinerja pemerintahan desa yang konsisten, inovatif, dan berbasis potensi lokal.

banner 325x300

Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Provinsi

Prestasi tersebut ditandai dengan keberhasilan Desa Ciawijapura meraih Anugerah Gapura Sri Baduga (AGSB) Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.

Penghargaan yang diumumkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada akhir tahun 2025 ini diberikan kepada desa dan kelurahan dengan kinerja terbaik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi pembangunan.

Penetapan Desa Ciawijapura sebagai salah satu peraih gelar juara tertuang dalam Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor Kep.043/PMD.01.02-BINDES/2025 tentang Penetapan Desa dan Kelurahan Berkinerja Terbaik.

Proses penilaian dilakukan secara ketat, mulai dari seleksi lima besar, pemaparan program unggulan, hingga klarifikasi lapangan.

Pemprov Jabar Siapkan Dukungan Anggaran Khusus

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan bahwa desa dan kelurahan peraih AGSB tidak hanya mendapatkan pengakuan simbolik, tetapi juga dukungan nyata berupa alokasi anggaran pembangunan khusus pada tahun 2026.

“Alokasi anggaran ini akan direncanakan bersama secara kolaboratif antara Pemprov Jawa Barat, pemerintah kabupaten/kota, hingga pemerintah desa dan kelurahan,” ujar Dedi Mulyadi saat prosesi penganugerahan di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kota Bandung.

Ia menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat sasaran, dengan fokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Tidak boleh lagi ada rumah tidak layak huni, jalan rusak, serta keterbatasan akses listrik, air bersih, dan sanitasi,” tegasnya.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan Desa

Kuwu Desa Ciawijapura, Ade Sri Sumartini, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam capaian tersebut, mulai dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon, Pemerintah Kecamatan Susukanlebak, hingga masyarakat desa.

“Capaian ini bukan hasil kerja satu orang, melainkan buah dari kolaborasi seluruh elemen desa. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

Ketahanan Pangan dan Desa Wisata Jadi Sorotan

Salah satu program unggulan Desa Ciawijapura yang mendapat perhatian Pemprov Jabar adalah penguatan ketahanan pangan melalui pengelolaan tanaman melon jenis Amda Tavi oleh BUMDes.

Program ini bahkan mendapat dukungan langsung dari Gubernur Jawa Barat yang memborong hasil panen sebagai bentuk apresiasi terhadap ekonomi desa.

Selain itu, Desa Ciawijapura juga mendapatkan pengakuan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Cirebon sebagai desa wisata, seiring berkembangnya potensi lokal yang dikelola berbasis pemberdayaan masyarakat.

Dana Rp200 Juta untuk Program Prioritas

Sebagai bagian dari penghargaan, Desa Ciawijapura menerima bantuan senilai Rp200 juta.

Dana tersebut direncanakan akan dialokasikan untuk program penanganan stunting, penguatan ketahanan pangan, serta program prioritas lain yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Bantuan ini akan kami kelola sebaik mungkin agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Ade.

Optimisme Menatap Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, Pemerintah Desa Ciawijapura berkomitmen mempertahankan prestasi sekaligus merealisasikan visi pembangunan desa yang tertata, mandiri, dan berkeadilan sosial sebagaimana harapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Mudah-mudahan di tahun ini kami bisa kembali mempertahankan prestasi dan terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Ciawijapura,” pungkasnya.

banner 325x300