banner 728x250

Pelayanan Humas BPJS RSUD Waled Dikeluhkan, R. Hamzaiya Minta Manajemen Ambil Sikap Tegas

20250925 093309 scaled
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waled kembali menjadi perhatian publik setelah munculnya keluhan warga terkait pelayanan di bagian Humas BPJS.

Sejumlah masyarakat menilai pelayanan yang diberikan tidak mencerminkan etika komunikasi yang baik, bahkan terkesan merendahkan ketika memberikan penjelasan kepada pasien maupun keluarga pasien.

banner 325x300

Keluhan itu kemudian sampai kepada tokoh pemuda Cirebon Timur, R. Hamzaiya, yang menilai bahwa dugaan tindakan tidak profesional tersebut tidak boleh dibiarkan.

Ia menegaskan, bagian humas adalah representasi pertama rumah sakit, sehingga sopan santun dan profesionalitas harus menjadi standar utama dalam setiap layanan.

“Jika benar ada petugas yang memberikan respon tidak sopan atau seperti meledek masyarakat, maka itu adalah bentuk kegagalan fungsi. Humas itu wajah rumah sakit. RSUD Waled harus segera melakukan evaluasi menyeluruh,” tegas Hamzaiya.

Desakan Evaluasi dan Perbaikan Pelayanan

Hamzaiya menjelaskan, pelayanan publik—terutama yang berkaitan dengan BPJS Kesehatan—harus mengutamakan empati karena sebagian besar warga datang dengan kondisi cemas dan membutuhkan bantuan.

Menurutnya, tugas humas adalah memberi informasi yang jelas dan menenangkan, bukan menambah ketegangan.

“Masyarakat datang dengan berbagai persoalan. Mereka butuh diperlakukan dengan hormat. Jangan sampai ada petugas yang bersikap meremehkan, karena itu bisa menurunkan kepercayaan publik,” tambahnya.

Dari informasi yang dihimpun, beberapa warga mengaku tidak mendapatkan penjelasan yang memadai terkait administrasi BPJS.

Ada pula yang merasa diabaikan atau mendapat respons bernada tinggi. Kondisi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan serta menimbulkan persepsi bahwa pelayanan publik di RSUD Waled belum berjalan optimal.

Empat Langkah Perbaikan yang Didorong

Menanggapi laporan masyarakat, Hamzaiya mendorong manajemen RSUD Waled untuk mengambil langkah cepat dan konkret, antara lain:

1. Melakukan evaluasi internal terkait etika dan pola komunikasi petugas humas BPJS.

2. Memberikan pelatihan pelayanan publik, terutama terkait pendekatan humanis dan empati.

3. Memperketat sistem pengawasan layanan, agar laporan masyarakat tidak berhenti di meja aduan.

4. Membuka ruang klarifikasi guna menunjukkan keseriusan manajemen dalam menyelesaikan persoalan pelayanan.

“Ini soal kepercayaan publik. Bila humas saja dinilai tidak ramah, bagaimana masyarakat bisa yakin pada layanan rumah sakit lainnya?” ucap Hamzaiya.

Publik Tunggu Tindakan RSUD Waled

Ia menekankan bahwa kritik dari masyarakat harus dipandang sebagai bahan introspeksi demi peningkatan layanan.

RSUD Waled, sebagai rumah sakit rujukan di wilayah Cirebon Timur, menurutnya memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan yang berkualitas dan beretika.

banner 325x300