CIREBON – Komunitas Rakyat Cirebon (KRC) melalui Gerakan #SaveBundaeIsun akan menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama untuk Keadilan pada Rabu, 3 Juni 2026, di halaman Pengadilan Negeri Sumber, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan tersebut merupakan ikhtiar spiritual yang melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, advokat, wartawan, aktivis, mahasiswa, ibu-ibu jamiyah, aktivis organisasi kemasyarakatan dan lembaga, hingga warga Kabupaten Cirebon yang memiliki kepedulian terhadap terwujudnya pengadilan yang bersih, tegaknya keadilan, serta perlindungan hak-hak masyarakat.
Koordinator Komunitas Rakyat Cirebon, Raden Jarum, didampingi Koordinator Lapangan Aksi Istighosah Kubro, Qorib Magelung Sakti, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan memohon petunjuk dan perlindungan Allah SWT agar seluruh proses hukum yang sedang berlangsung dapat berjalan secara adil, objektif, transparan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Selain itu, pihaknya juga berharap para hakim, termasuk Ketua Pengadilan Negeri Sumber, tetap konsisten dalam menegakkan keadilan tanpa terpengaruh oleh kepentingan maupun tekanan dari pihak manapun.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berdoa agar hukum benar-benar menjadi sarana mencari keadilan, bukan sekadar prosedur formal yang mengabaikan rasa keadilan masyarakat,” ujar Jarum yang juga mantan Ketua KNPI Kota Cirebon, Minggu (31/5/2026).
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana penyampaian pesan moral bahwa masyarakat memiliki hak untuk menyuarakan harapan dan aspirasinya secara damai, santun, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Adapun tujuan pelaksanaan Istighosah dan Doa Bersama tersebut antara lain memohon pertolongan dan petunjuk Allah SWT agar keadilan dapat ditegakkan secara objektif dan bermartabat, mendoakan keselamatan, kesehatan, serta ketabahan bagi Bunda Fifi dan keluarganya, serta mengajak masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas dan persatuan di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk menegaskan bahwa perjuangan memperoleh keadilan harus ditempuh melalui cara-cara damai, bermartabat, dan sesuai dengan hukum yang berlaku.
KRC juga ingin menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya pengadilan yang bersih, hakim yang berintegritas, serta perlindungan hak-hak warga negara di hadapan hukum.
Jarum menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda keagamaan dan sosial yang akan dilaksanakan secara damai serta tetap menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan.
“Kami percaya bahwa kebenaran dan keadilan harus diperjuangkan dengan cara yang santun, bermartabat, dan penuh doa. Istighosah ini insya Allah akan dihadiri sekitar 1.000 orang. Semoga ketulusan kita dalam berdoa menjadi wujud kebersamaan masyarakat dalam mengetuk pintu langit demi hadirnya keadilan bagi semua,” tegas Jarum yang juga menjabat Ketua LSM Al Jabar Kota Cirebon.
Melalui kegiatan tersebut, KRC berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan penghormatan terhadap supremasi hukum dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga keadilan dapat dirasakan oleh seluruh warga tanpa terkecuali.



















