banner 728x250

Alam Mahardika Mencuat Jadi Kandidat Ketua KNPI Kabupaten Cirebon, Soroti Maraknya Hiburan Malam

IMG 20260421 WA0023
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Nama Alam Mahardika mulai mencuat sebagai salah satu kandidat kuat Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia atau KNPI Kabupaten Cirebon. Senin (11/5/2026).

Sosok muda yang dikenal aktif di berbagai organisasi kepemudaan, sosial, hingga politik itu dinilai memiliki pengalaman dan jaringan yang cukup luas di kalangan pemuda Kabupaten Cirebon.

banner 325x300

Munculnya nama Alam Mahardika dalam bursa calon Ketua KNPI disebut membawa semangat baru, terutama terkait keberpihakannya terhadap persoalan moral generasi muda di Kabupaten Cirebon.

Salah satu isu yang secara tegas disorot Alam adalah keberadaan hiburan malam yang belakangan dinilai semakin menjamur dengan berbagai bentuk dan kedok usaha, termasuk yang mengatasnamakan kafe atau tempat nongkrong.

Dirinya mengaku memiliki tujuan besar untuk mengkritisi bahkan mendorong penutupan berbagai jenis hiburan malam yang dianggap berdampak buruk terhadap generasi muda Kabupaten Cirebon.

“Generasi muda Kabupaten Cirebon jauh lebih berharga dibanding dijadikan sasaran bisnis hiburan malam demi keuntungan pihak tertentu,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah daerah jangan sampai menjadikan keberadaan hiburan malam sebagai alasan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara dampak sosial yang ditimbulkan terhadap moral anak muda justru sangat besar.

Alam juga menyoroti kebijakan efisiensi anggaran yang saat ini diterapkan pemerintah.

Ia menilai kondisi tersebut tidak seharusnya dijadikan pembenaran untuk memberikan kelonggaran terhadap tempat hiburan malam berkedok kafe.

“Saya miris kalau efisiensi justru dijadikan alasan untuk melegalkan atau membiarkan hiburan malam tumbuh dengan dalih peningkatan PAD,” katanya.

Menurutnya, masih banyak sektor lain yang bisa dimaksimalkan pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan tanpa harus bergantung pada pajak hiburan malam.

Ia mencontohkan optimalisasi retribusi parkir, penguatan sektor UMKM, hingga penataan pajak daerah yang lebih tepat sasaran dinilai dapat menjadi solusi meningkatkan PAD secara sehat dan berkelanjutan.

“Efisiensi dari pemerintah pusat seharusnya jadi momentum untuk mencari solusi lain yang lebih sehat. Banyak sektor yang bisa dimaksimalkan selain hiburan malam,” ungkapnya.

Selain itu, Alam juga menyinggung persoalan minuman keras yang kerap identik dengan aktivitas hiburan malam.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya berdampak pada ketertiban umum, tetapi juga moral generasi muda.

Ia mengutip hadis Rasulullah SAW yang menyebutkan, “Setiap yang memabukkan adalah khamar dan setiap khamar adalah haram” (HR Muslim).

Selain itu, hadis lain juga menyebutkan, “Sesuatu yang jika banyak memabukkan, maka meskipun sedikit adalah haram” (HR Ahmad, Abu Daud, dan Tirmidzi).

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi perhatian bersama, termasuk pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang berkaitan dengan masa depan generasi muda.

“Pemerintah seharusnya lebih fokus mengarahkan generasi muda ke kegiatan positif dan produktif, bukan malah membiarkan lingkungan yang berpotensi merusak moral berkembang,” tegasnya.

Ia menilai pemuda Kabupaten Cirebon memiliki potensi besar apabila diarahkan melalui kegiatan kepemudaan, olahraga, kewirausahaan, pendidikan, dan aktivitas sosial yang membangun.

“KNPI harus hadir sebagai wadah pemuda yang benar-benar memperjuangkan masa depan generasi muda, bukan hanya menjadi organisasi simbolis,” katanya.

Munculnya nama Alam Mahardika dalam bursa Ketua KNPI Kabupaten Cirebon kini mulai menjadi perhatian sejumlah kalangan pemuda.

Selain dikenal vokal terhadap isu sosial, dirinya juga dinilai memiliki keberanian menyampaikan kritik terhadap kebijakan yang dianggap tidak berpihak kepada masa depan generasi muda.

banner 325x300