cirebon raya, info cirebon raya, berita cirebon raya, cirebon indramayu majalengka kuningan
INSTAGRAMFACEBOOK
banner 728x250

Penutupan KKN UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon di Japura Kidul, Dorong Keberlanjutan Program Literasi

IMG 20260821 WA0011
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Kuwu Desa Japura Kidul, Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Heriyanto, menghadiri kegiatan penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Tahun 2026 di Desa Japura Kidul, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan KKN yang berlangsung selama 40 hari tersebut mengusung tema “Penguatan Literasi” dan diikuti sebanyak 15 mahasiswa. Acara penutupan turut dihadiri para guru dari MI Al Wathoniyah Cantilan, MI An Nidhomiyah, SDN 1 Japura Kidul, Kuwu beserta perangkat Desa Japura Kidul, mahasiswa KKN, serta dosen pembimbing UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon.

banner 325x300

Ketua KKN Kelompok 20, Muhammad Fajarudin Rokhman, mengatakan selama menjalankan pengabdian di Desa Japura Kidul, pihaknya berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan budaya literasi.

“Selama pelaksanaan KKN di Desa Japura Kidul, kami berusaha menghadirkan program yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang literasi,” ujar Fajarudin.

Sejumlah program literasi yang dilaksanakan di antaranya penguatan literasi di MI An Nidhomiyah, MI Al Wathoniyah, dan SD Negeri 1 Japura Kidul. Selain itu, mahasiswa juga menggelar kegiatan les setelah Maghrib di posko, perpustakaan keliling di setiap dusun bersama Lentera Baca, serta Posko Membaca bersama Komunitas Kancil.

Menurut Fajarudin, berbagai kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi para mahasiswa karena mereka tidak hanya mengajarkan ilmu kepada masyarakat, tetapi juga belajar secara langsung dari lingkungan dan anak-anak Desa Japura Kidul.

“Kami melihat bahwa potensi dan antusiasme anak-anak terhadap kegiatan belajar dan membaca cukup besar, sehingga perlu terus didukung dan dikembangkan,” katanya.

Fajarudin berharap program-program yang telah dijalankan selama KKN tidak berhenti setelah mahasiswa meninggalkan desa. Ia mendorong pemerintah desa, pihak sekolah, masyarakat, maupun mahasiswa KKN yang akan datang untuk melanjutkan dan mengembangkan program tersebut.

“Semoga apa yang telah kami mulai dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh masyarakat maupun mahasiswa KKN yang akan datang. Saya berharap mahasiswa berikutnya tidak hanya meneruskan program yang sudah ada, tetapi juga mampu membaca kebutuhan Desa Japura Kidul dan menghadirkan inovasi baru yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman,” ungkapnya.

Ia menegaskan, keberhasilan sebuah program KKN tidak hanya diukur dari pelaksanaannya selama mahasiswa berada di desa, tetapi juga dari keberlanjutan manfaat yang ditinggalkan.

“Yang paling penting, jangan sampai setelah mahasiswa meninggalkan desa, programnya juga ikut berhenti,” tegas Fajarudin.

Ia juga secara khusus berharap Pemdes Japura Kidul serta para guru di MI Al Wathoniyah dan MI An Nidhomiyah dapat terus menjalankan salah satu program yang telah dilaksanakan selama KKN, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Semoga ke depan budaya literasi di Desa Japura Kidul semakin kuat dan anak-anak memiliki ruang yang lebih luas untuk membaca, belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Kuwu Desa Japura Kidul Heriyanto menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKN mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Menurutnya, kehadiran mahasiswa selama 40 hari telah memberikan warna sekaligus kontribusi positif bagi masyarakat Desa Japura Kidul.

Kehadiran Heriyanto dalam kegiatan penutupan tersebut juga menjadi bentuk kepedulian dan kedekatan Pemerintah Desa Japura Kidul dengan mahasiswa KKN. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut menjadi ruang komunikasi antara pemerintah desa, mahasiswa, tenaga pendidik, dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Heriyanto mengimbau mahasiswa dan masyarakat untuk tetap menjaga silaturahmi serta bersama-sama melanjutkan berbagai program yang telah dilaksanakan selama KKN.

Heriyanto juga menyampaikan pesan Camat Astanajapura, Deni Syafrudin, S.STP., M.Si., bahwa pemerintah desa merupakan representasi pemerintahan yang berada langsung di tengah-tengah masyarakat.

“Pemdes merupakan etalase Pemerintah yang diharapkan selalu hadir dalam setiap kegiatan masyarakat di wilayah desa binaannya. Kehadiran tersebut menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi, membangun komunikasi, sekaligus menyampaikan program-program kepada masyarakat,” ujar Heriyanto.

Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah desa, mahasiswa, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga sangat penting untuk memastikan berbagai program yang telah dirintis dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga program pemerintah. Termasuk program-program positif yang telah dilakukan mahasiswa KKN agar dapat terus dilanjutkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Japura Kidul,” pungkasnya.

Penutupan KKN tersebut menjadi momentum berakhirnya masa pengabdian 15 mahasiswa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon sekaligus menjadi awal bagi keberlanjutan berbagai program, khususnya dalam membangun budaya literasi di Desa Japura Kidul.

banner 325x300