banner 728x250

Truk Tangki Mogok di Rel, KA Menoreh Alami Kecelakaan di Perlintasan Gebang

IMG 20260121 WA0021 scaled
banner 120x600
banner 468x60

CIREBON – Insiden kecelakaan kereta api terjadi di perlintasan sebidang Desa Dompyong Kulon, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, Rabu (21/1/2026) dini hari.

Sebuah truk tangki pengangkut air yang mengalami mogok di tengah rel tertemper Kereta Api (KA) Menoreh relasi Semarang Tawang–Pasar Senen dan terseret sejauh kurang lebih 500 meter.

banner 325x300

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, tiga orang dilaporkan mengalami luka ringan hingga sedang dan telah dievakuasi ke RSUD Waled untuk mendapatkan penanganan medis.

Truk Mogok Saat Kereta Mendekat

Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom, menjelaskan kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Berdasarkan keterangan awal, truk tangki mengalami mogok saat akan melintasi perlintasan sebidang.

“Pengemudi sudah berupaya memindahkan kendaraan dan masinis juga memberikan peringatan. Namun karena kondisi kendaraan mogok, truk tidak sempat keluar dari rel,” jelasnya.

Benturan keras membuat truk terdorong dan terseret hingga sekitar 500 meter dari titik tabrakan. KA Menoreh pun berhenti tidak jauh dari lokasi kejadian.

Kru Kereta Alami Luka, Penumpang Selamat

Mangku Anom memastikan tidak ada korban meninggal dunia. Dari tiga korban luka, dua di antaranya merupakan kru kereta api.

“Masinis dan asisten masinis mengalami luka dan sudah mendapatkan perawatan di rumah sakit,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kepala PT KAI Daop 3 Cirebon, Sigit. Ia menyebutkan bahwa benturan menyebabkan lokomotif KA Menoreh mengalami anjlokan satu bogie.

“Penumpang aman. Namun masinis mengalami patah tulang rusuk dan asisten masinis mengalami patah kaki,” kata Sigit.

Evakuasi Cepat, Jalur Kembali Normal Bertahap

Pasca-kejadian, PT KAI Daop 3 Cirebon langsung melakukan evakuasi rangkaian dan perbaikan jalur. Rangkaian KA Menoreh kembali melanjutkan perjalanan setelah penggantian lokomotif sekitar pukul 05.27 WIB.

“Petak jalan Waruduwur–Babakan sudah normal. Untuk jalur hilir ke arah Jakarta masih diberlakukan pembatasan kecepatan 40 kilometer per jam karena perbaikan bantalan rel,” jelas Sigit.

KAI Minta Maaf atas Keterlambatan

Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbudin, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas keterlambatan perjalanan yang terjadi akibat insiden tersebut.

“Ada lima hingga enam perjalanan kereta api yang sempat terdampak keterlambatan satu hingga dua jam. Saat ini perjalanan berangsur kembali normal,” ungkapnya.

banner 325x300